SAP
(SATUAN ACARA
PENYULUHAN)
TANDA BAHAYA PADA KEHAMILAN
Pokok Bahasan : Tanda Bahaya Pada Kehamilan
Sub Pokok
Bahasan : Pengertian tanda bahaya kehamilan dan macam-macam tanda bahaya
kehamilan
Hari/Tanggal : Selasa, 13 Novembar 2018
Waktu :
15 menit
Tempat
: Puskesmas Piyungan Bantul
Sasaran
: Ibu-ibu hamil di Piyungan.
A. Latar
Belakang
Tanda bahaya kehamilan harus dikenali dan terdeteksi
sejak dini sehingga dapat ditangani dengan
benar karena setiap
tanda bahaya kehamilan
bisa mengakibatkan komplikasi
kehamilan.
Berdasarkan penilitian, telah diakui saat ini bahwa
setiap kehamilan dapat memiliki potensi dan membawa risiko bagi ibu. WHO
memperkirakan sekitar 15% dari seluruh wanita hamil akan berkembang menjadi
komplikasi yang berkaitan dengan kehamilannya dan dapat mengancam jiwanya.
Bidan sebagai pemberi pelayanan kebidanan akan menemukan wanita hamil dengan
komplikasi-komplikasi yang mungkin dapat mengancam jiwa.
B. Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan selama 15 menit
diharapkan ibu hamil mengetahui apasaja
tanda bahaya kehamilan.
C. Tujuan
Khusus
Setelah
diadakan penyuluhan selama 15 menit, ibu hamil dapat mengetahui :
1.
Mengetahui pengertian
tanda bahaya kehamilan
2.
Mengetahui
macam-macam tanda bahaya kehamilan
D.
Pokok Bahasan Materi
1.
Pengertian tanda bahaya kehamilan
2.
Macam-macam tanda bahaya kehamilan
E. Metode
1.
Ceramah
2.
Tanya Jawab
F. Media
Buku KIA
G. Kegiatan Penyuluhan
H. Setting Tempat
Beberapa ibu
hamil duduk memperhatikan.
I.
Pengorganisasian
Pemateri : Nur hidayah
J. Evaluasi
Memberikan Kesimpulan
K. Referensi
Ananta. 2009. Permasalah
Pada Kehamilan Muda. Jakarta : Rineka Cipta
Kurniawan. 2008. Bahaya
Yang Sering Terjadi Pada Kehamilan Muda. http://www.info-cyber-neth.com.id
diakses tanggal 13 November 2018
MATERI PENYULUHAN
Tanda Bahaya Kehamilan
1.
Pengertian Tanda Bahaya Kehamilan
Tanda bahaya kehamilan adalah suatu kehamilan yang
memiliki suatu tanda bahaya atau risiko lebih besar dari biasanya (baik bagi
ibu maupun bayinya), akan terjadinya penyakit atau kematian sebelum maupun
sesudah persalinan (Tiran, 2007).
Tanda-tanda bahaya pada kehamilan adalah tanda-tanda
yang terjadi pada seorang Ibu hamil yang merupakan suatu pertanda telah
terjadinya suatu masalah yang serius pada Ibu atau janin yang
dikandungnya.Tanda-tanda bahaya ini dapat terjadi pada awal kehamilan Sedangkan
menurut uswhaya 2009, Tanda-tanda bahaya kehamilan adalah gejala yang
menunjukkan bahwa ibu dan bayi dalam keadaan bahaya.
2.
Macam-macam
tanda bahaya kehamilan :
a. Perdarahan
Perdarahan vagina dalam
kehamilan adalah jarang yang normal. Pada masa awal sekali
kehamilan, ibu mungkin akan mengalami perdarahan yang sedikit atau spotting
disekitar waktu pertama haidnya. Perdarahan ini adalah pendarahan
implantasi, dan ininormal terjadi. Pada waktu yang lain
dalam kehamilan, perdarahan ringan mungkin pertanda dari servik
yang rapuh atau erosi. Perdarahan semacam ini mungkin normal atau
mungkin suatu tanda
adanya infeksi.Pada awal kehamilan, perdarahan yang tidak normal adalah yang
merah, perdarahan yang banyak, atau perdarahan dengan
nyeri. Perdarahan ini dapat berarti abortus, kehamilan mola atau
kehamilan ektopik. Pada kehamilan lanjut, perdarahan yang tidak normal
adalah merah, banyak, dan kadang-kadang, tetapi tidak selalu, disertai dengan
rasa nyeri.
Perdarahan semacam ini bias berarti plasenta previa atau abrupsio
plasenta(Pusdiknakes, 2003)
b. Nyeri
abdomen yang hebat
Nyeri abdomen yang
tidak berhubungan dengan
persalinan normal adalah
tidak normal. Nyeri abdomen yang mungkin menunjukkan
masalah yang mengancam
keselamatan jiwa adalah
yang hebat, menetap,
dan tidak hilang
setelah istirahat. Hal ini
bisa berarti appendiksitis, kehamilan
ektopik, aborsi, penyakit
radang pelviks, persalinan
preterm, gastritis, penyakit
kantong empedu, iritasi uterus,
abrupsi placenta, infeksi saluran kemih
atau infeksi lainnya .
c. Muntah berlebihan
Mual dan muntah
adalah gejala yang sering
ditemukan pada kehamilan trimester I.
Mual biasa terjadi
pada pagi hari, gejala ini biasa terjadi 6 minggu setelah HPHT dan berlangsung selama 10 minggu. Perasaan mual ini karena meningkatnya kadar hormoneestrogen dan HCG
dalam serum. Mual dan
muntah yang sampai mengganggu
aktifitas sehari-hari dan
keadaan umum menjadi lebih
buruk, dinamakan Hiperemesis Gravidarum.
d. Sakit kepala
Sakit kepala bisa terjadi selama kehamilan, dan seringkali
merupakan ketidaknyamanan yang normal dalam
kehamilan. Sakit kepala yang menunjukkan suatu masalah yang serius adalah sakit kepala hebat yang menetap
dan tidak hilang dengan beristirahat. Kadang-kadang dengan sakit kepala yang
hebat tersebut, ibu mungkinmenemukan bahwa penglihatannya men jadi kabur atau
berbayang. Sakit kepala yang hebatdalam kehamilan adalah gejala dari
pre-eklampsia.
e. Oedema kaki,tangan dan wajah
Yang merupakan tanda bahaya adalah bengkak yang muncul pada
muka dan tangan, tidak hilang setelah beristirahat dan disertai dengan keluhan
fisik yang lain. Kemungkinan bahwa bengkak tersebut adalah tanda bahaya dari
anemia, gagal jantung, dan preeklamsia.
f.
Demam
tinggi
Ibu menderita demam
dengan suhu tubuh >38ÂșC dalam kehamilan merupakan suatu
masalah. Demam tinggi
dapat merupakan gejala
adanya infeksi dalam kehamilan. Apabila ibu mengalami demam
tinggi, menggigil, berkeringat lebih dari dua hari harus diwaspadai terutama
jika ibu tinggal didaerah endemis malaria, waspadai gejala penyakit malaria.
g. Batuk lama
Batuk lama yang harus di waspadai jika batuk lama lebih 2
minggu, waspadai ibu hamil dengan adanya TB paru.
h. Jantung berdebar-debar atau nyeri
dada
Apabila ibu sering mengalami jantung berdebar-debar atau
mendadak mengalami nyeri dada,waspadai ibu hamil dengan penyakit jantung. Penyebab jantung berdebar juga yang
sering ditemukan adalah adanya penyakit jantung yang dialami oleh Ibu hamil.
Kadang juga beberapa Ibu dengan riwayat penyakit jantung yang baru dialami,
atau riwayat penyakit jantung bawaan sejak kecil akan merasa jantungnya lebih
berdetak cepat saat hamil. Hal ini bisa disebabkan karena saat hamil peredaran
darah ke janin juga sangat perlu dijaga, sementara jantung juga tidak dalam
keadaan sehat atau kuat. Sehingga biasaanya jantung akan berusaha memompa kuat.
Sehingga bisa saja Ibu hamil dapat merasakan jantungnya berdebar-debar, sesak
bahkan nyeri dada sebagaimana gejala penderita penyakit jantung.
i.
Cepat
Lelah
Jika ibu mengeluh cepat lelah tetapi membaik dengan
istirahat merupakan kondisi yang normal. Waspadai ibu jika merasa cepat Lelah
disertai pusing, mengantuk berlebihan kemungkinan ibu mengalami anemia.
j.
Pengeluaran
pervaginam
Keputihan yang berbau Jika ibu-ibu mendapati keputihan yang dialami
memiliki lendir berwarna hijau, berbau tidak sedap, dapat menimbulkan nyeri
atau terlihat tidak seperti keputihan pada hari-hari biasa dapat dicurigai
bahwa itu adalah tanda adanya infeksi atau mungkin ada masalah lainnya.
Ketuban Yang dinamakan ketuban pecah dini adalah apabila
terjadi sebelum persalinan
berlangsung yang disebabkan
karena berkurangnya kekuatan membran
atau meningkatnya tekanan
intrauteri atau oleh
kedua faktor tersebut,
juga karena adanya
infeksi yang dapat
berasal dari vagina
dan servik dan
penilaiannya ditentukan dengan adanya cairan ketuban
di vagina. Penentuan cairan
ketuban dapat dilakukan dengan
tes lakmus (nitrazintest) merah menjadi biru (Saifuddin, 2002).
k. Gerakan janin yang kurang atau tidak
dirasa
Ibu mulai merasakan gerakan bayi selama bulan ke-5 atau
ke-6. Beberapa ibu dapat merasakan
gerakan bayinya lebih awal. Jika bayi tidur gerakannya
akan melemah. Bayi harus
bergerak paling sedikit 3 kali dalam 3 jam
jika ibu berbaring
atau beristirahat dan jika ibu makan dan
minum dengan baik. Apabila
gerakan janin tidak terasa merupakan tanda bahaya adanya gangguan janin dalam
rahim.
l.
Perubahan
perilaku pada ibu hamil
Perubahan perilaku dikarenakan adanya perubahan hormonal.
Waspadai jika ibu merasa cemas berlebihan, gelisah, sulit tidur, atau menarik
diri.
Bukti Kegiatan Dokumentasi
(Foto
Kegiatan dan daftar hadir)
Pembimbing Institusi Pembimbing Lahan Praktikan
( ) ( )
( )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar